Langsung ke konten utama

Puisi untuk teman seperjuangan

Kangen desa
By Oky Pramudya

Kangen desa
Ini bukan akhir dari kata-kata
semua terjadi begitu saja
Tanpa dirasa padamu semua berujung

Kangen desa
Guratan-guratan langkah telah aku poles pada isimu
Semua tak kan ada terlupa dari isi-isimu
Yah ada yang tawa dan ada yang duka
Bercampur dalam kekhasanmu

Kangen desa
Entah sampai kapan jalan hidup pembentukmu akan selalu menggores
Bila aku selalu menuruti mu tak kan pernah sampai
Tapi makna utama dari maksudmu telah aku tangkap

Kangen desa
Aku temukan padamu dunia yang begitu berbeda
Tak kan aku dapat selama penjelajahan ku di sang waktu
Ini adalah temuan yang langka
Jarang aku dapat dalam menjelajah

Kangen desa
Waktu memang tak dapat dibekukan
Tapi Benang merahmu selalu ku jaga
Yah selalu...
Selalu dalam penjelajahan ku menuju Sang Khalik

Gelanggang UGM, 5 january 2008

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pemimpin Otoriter

Tradisi kepimpinan otoriter merupakan sejarah panjang keberhasilan bagi bangsa Indonesia. Bagaimana tidak? Indonesia yang telah merdeka dari tahun 1945 ini merengkuh keberhasilan di zaman penguasa otoriter. Tercatat soekarno membawa negara kaya raya alamnya ini menjadi negara ditakuti oleh bangsa-bangsa di dunia termasuk amerika, jepang, Korea, Rusia dan bangsa-bangsa Eropa tidak hanya itu parameter keberhasilan yang dianut dengan Penguasa otoriter ini yakni memerdekakan Indonesia dari negara jepang dan berhasil mengeluarkan Belanda dan sekutu dari bumi pertiwi. Sesuatu yang luar biasa Negara Penjajah belanda mampu menduduki di Bumi Pertiwi ini selama Ratusan tahun hingga mampu di singkirkan oleh Seorang Soekarno. Ilmu seperti apa yang menyebabkan Ia mampu mempora-porakandakan Negara terkenal strategi sangat kuat untuk menjajah negara lain itu. Walahu alam. Yang jelas hanya karena otak cerdas otoriter soekarno-lah Indonesia menjadi negara berdikari terkenal di jagat raya ini. S...

Gappsta, Pasar Sepeda Jogya

Kota jogja begitu selalu disingkat oleh para pelancong atau orang dalem jogya dulu pernah terkenal dengan kota sepeda. Tidak salah bila orang-orang dulu menjuluki jogja sebagai kota sepeda, ayah saya yang pernah menyematkan salah satu sekolah pertanian dan perkebunan di Jogja tak lepas dari sepeda sebagai transportasi utama. Bayangkan saja Jarak dari Klaten ke Jogja ditempuh dengan sepeda dan dilakukan setiap minggu tentu terasa sangat berat untuk ukuran saat ini, Realita ini dilakukan ayah saya. Ini masih terlalu mudah bahkan ada yang sampai di laju dari Klaten-Jogya dengan sepeda setiap hari. Wah hebat bukan orang dulu begitu sehat-sehat dengan sepeda. Peninggalan sepeda kuno-kuno dipakai Orang –orang Tempoe doeloe ini ada di Pasar Sepeda Yogyakarta. Pasar sepeda ini dikenal dengan Gappsta. Gappsta ini merupakan singkatan ( Gabungan Pedagang Sepeda Bekas Jogjakarta). Tempat ini terasa akan membawa kita untuk menyelami bagaimana bentuk-bentuk sepeda-sepeda kuno. Let...

Antara Jogja -Jakarta

Gulirnya hidup ingin cepat-cepat sampai. kereta tua ini bergetuk pengantar pahlawan tanpa balas rawat penghuni dan Relung-relung Pengkais rejeki, menaruh sangat terhormat. Warna rakyat, berkeliar dihiruk pikuk jalan ini risau diri seakan mati, hanya artimu telah aku dapatkan. Rakyat Adalah kata-kata perjuangan Hanya karna artimu telah aku dapatkan Antara jogja-Jakarta untaian rel panjang itulah tanda jalan terbentang panjang " kata Perjuangan ", Baru akan dimulai. Cirebon, 12 oktober 2009