Rabu, 30 Oktober 2013

Nasib dan Takdir

Lalu jalan menuju ke banyak pintu. Nasib dan takdir bergerumbul berpapas atau bertemu. Dan kakii dikelilingi nyanyian burung malam. Tanda-tanda yg enggan memarkir benderanya di tepi malam; petunjuk berlari-larian (masih saja). (Sarolangun, 6 Juni 2013)

Gerbong

Gerbong-gerbong ini merapat ke pemberhentian diam. Dilihatnya, lorong jalanan mendekat, terikat aneka rupa bentuk bunga. Ada yg tertinggal di sana, di permulaan angin, purbawisesa lepas dengan perlahan. Menjauh dari barat. Namun, ada. (Jombang, 16 Maret 2013)

Minggu, 27 Februari 2011

kamar

kamar
kau seolah bangsal kepompong
mencatat dan meneguhkan guratan sejarah

...Ruang peradaban tanpa pernah marah
menyambut dengan gembira
selalu menghipnotis tuk berlagak bak pahlawan

kamar seolah bangsal kepompong ;
(p.L , 11.21.22/2)

Sabtu, 20 Maret 2010

Dampak Ekonomi Global Bagi Industri Pulp dan kertas

Industri Pulp dan Kertas merupakan industri yang bergerak dan berproduksi tentang pulp dan kertas. Industri ini begitu dahsyat sekali. Pada sumber makalah Cifor menyebutkan industri Pulp dan paper di Indonesia mengalami perkembangan yang cepat yaitu hampir 700% sejak akhir 1980an. Kapasitas produksi pulp Indonesia meningkat 606.000 ton/th pada 1988 menjadi 4,9 juta pada tahun 1999, sementara kapasitas pengelolahan kertas bertambah dari 1,2 juta menjadi 8,3 juta ton dalam periode yang sama. Pada tahun 2006 bahkan Indonesia pernah menjadi produksi pulp peringkat 9 dunia dan produksi kertas peringkat 12 dunia.

Tapi setelah terjadi Krisis Ekonomi global pada akhir tahun 2008 mengalami goncangan cukup besar bagi Indutri pulp dan kertas di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan pada awal tahun 2009 yakni tepatnya 23 februari 2009 beberapa perusahaan mengalami penurunan operasi pabrik. Perusahaan ini yaitu PT Riau Andalan Pulp and Paper ( RAPP) dan PT Arara Abadi, perusahaan ini berdomisili di Riau semua. Manajer Public relations PT RAPP Nandik Sufaryono berkilah “ Operasi pabrik saat ini hanya berjalan sekitar 70%. Dampak krisis yang belum pulih membuat kita mesti malakukan efisiensi secara menyeluruh”

Krisis Global yang bermula akibat adanya kesalahan pemerintah AS terhadap asuransi Lehman Brother ini. Memaksa Perusahaan Pulp dan paper seperti PT RAPP dan PT Arara Abadi mengefisienkan operasi produksi bubur kertas. Hal ini tentu akibat dampak Krisis keuangan global dan perusahaan mengalami kekurangan bahan baku. Hal ini juga mengakibatkan perusahaan mengurangi jumlah tenaga kerja . Perusahaan Industri Pulp dan Paper di Riau tersebut yakni PT RAPP dan PT Arara Abadi telah mengurangi karyawan yaitu 1.697 pekerja. Hal ini dilakukan untuk mengurangi pengeluaran dan menghemat biaya yang ada sehingga kerugian dapat diminimalisir Bahkan PT RAPP juga harus menarik suplai listrik 7 megawatt ( Mw) untuk kebutuhan kota Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau, RAPP benar-benar ingin berhemat supaya biaya produksi dapat ditekan.

Krisis Global juga berdampak dengan menurunnya jumlah konsumen luar negeri yang membeli produk pulp dan kertas dalam negeri. Hal in juga menambah beban berat bagi perusahaan pulp dan kertas dalam negeri. Dengan adanya penurunan jumlah pembeli ini akan mengakibatkan produksi dikeluarkan sedikit sehingga pendapatan perusahaan akan berkurang. Pembeli mengurangi barang pembelian karena biaya yang ada digunakan untuk mengurangi efek krisis global. Wajar bila jumlah produksi bubur kertas dikurangi karena jumlah kebutuhan kosumen berkurang.


Senin, 18 Januari 2010

Nasihat Imam Syafii ( Merantau)

Orang berilmu dan beradab tidak akan diam di kampung halaman
Tinggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri orang
Merantaulah, kau akan dapatkan pengganti dari kerabat dan kawan
Berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang

Aku melihat air menjadi rusak karena diam tertahan
Jika mengalir menjadi jernih, jika tidak, kan keruh menggenang

Singa jika tak tinggalkan sarang tak akan dapat mangsa
Anak panah jika tak tinggalkan busur tidak akan kena sasaran

Jika matahari di orbitnya tidak bergerak dan terus diam
Tentu manusia bosan padanya dan enggan memandang

Bijih emas bagaikan tanah biasa sebelum digali dari tambang
Kayu gaharu tak ubahnya seperti kayu biasa
Jika didalam hutan

Author : Imam Syafii
(Dikutip dari novel Negeri 5 Menara. By: Ahmad Fuadi)

Sabtu, 12 Desember 2009

Antara Jogja -Jakarta

Gulirnya hidup ingin cepat-cepat sampai.
kereta tua ini bergetuk pengantar
pahlawan tanpa balas rawat
penghuni dan Relung-relung Pengkais rejeki,
menaruh sangat terhormat.


Warna rakyat,
berkeliar dihiruk pikuk jalan ini
risau diri seakan mati,
hanya artimu telah aku dapatkan.


Rakyat
Adalah kata-kata perjuangan
Hanya karna artimu telah aku dapatkan

Antara jogja-Jakarta
untaian rel panjang
itulah tanda jalan terbentang panjang
" kata Perjuangan ",
Baru akan dimulai.



Cirebon, 12 oktober 2009

Kamis, 05 November 2009

Kenali Diri

Socrates berbicara “ kenalilah Dirimu “ , pernyataan ini merupakan awal dari proses terdasar dalam hidup manusia. Dari semenjak kita lahir bahkan sampai sekarang terkadang kita belum mengenal dengan diri kita masing-masing. Bayangkan saja jika kita belum mengenal diri bagaimana kita dapat membuat cara hidup , metode kita hidup, dan strategi hidup dalam mengarungi bahtera hidup ini, maka hidup ini tentu belum sesuai dengan khitah kita hidup di dunia ini. Tapi kita juga berfikir mengapa kita bisa hidup sampai sekarang , atau yang pernah juara kelas mengapa bisa demikian atau kita bisa ketrima di UGM ini mengapa sampai seperti itu, tapi kita juga tak kunjung menemukan jati diri kita yang mengenal raga dan jiwa yang kita bawa, tapi kita masih diberi kesenangan dan mencapai cita-cita walaupun kita belum mengenal dengan kita sendiri. Inilah keajaiban yang belum satupun ilmu ilmiah yang ada dapat mengungkap sebab muasabab hal ini. Bila kita beragama islam tentu akan mempercayai salah satu iman islam yang ada 6 itu yakni percaya Qada dan Qadar, hal semacam ini memerlukan suatu tingkat kesadaran yang tinggi untuk memahami realitas yang kita kerjakan sehari hari. Jauh untuk berkata bahwa kita tak kenal maka tak sayang tetapi banyak fakta mengungkapkan tak ada korelasi antara kenali diri dengan keberhasilan hidup ini.

Kita tidak berdebat antara korelasi sudah kenal diri dengan keberhasilan hidup. Tapi perlu ditekankan adalah kenali diri merupakan hal terpenting dalam hidup. Kita telah berhasil dengan tidak kenal diri tapi dengan mengenali diri kita maka keberhasilan akan lebih berlipat ganda yang tak terkira. Dengan kondisi terkenali diri maka kita akan dapat mempersiapkan cara hidup kita dalam menapaki jalan hidup, menemukan resep yang cocok dengan kondisi internal diri sehingga kebijakan yang kita ambil tidak jauh dengan kepentingan hidup dan keunggulan atau kelemahan kita. Ibarat suatu perusahaan besar kita tentu akan mempersiapkan rencana selama dia hidup itu tentu dengan kenali diri. Dengan perkenalan diri ini kita dapat mendekatkan diri kita terhadap lingkungan yang kita hidup dan berkutat. Berkelakuan santun dan sopan dengan etika dan norma sesuai dengan kondisi diri. Membenamkan hidup bila telah berkenalan hidup maka hidup teratur dan tertata rapi. Apa yang telah menjadi tujuan dan cita-cita hidup pasti sampai puncak cita-cita dan tujuan kita tiggal menunggu waktu saja dalam mencapai dan tercapai semua tujuan dan cita-cita itu.

Nilai kenali diri besar sekali bagi kita semua . kita yang mengatasnamakan diri dengan mahasiswa juga harus pintar kenali diri kita masing-masing. Kita adalah orang-orang yang akan dicetak menjadi pemimpin negeri yang sangat makmur ini. Mahasiswa bila mampu kenal dengan kondisi mahasiswa sekarang maka kita akan dapat arungi hidup di tengah masyarakat yang semakin dinamis dan berganti cepat ini. Kita harus kenali diri seberapa kuat kita ini sehingga bergerak bersama rakyat punya nilai tawar yang tinggi. Misal kita memiliki kekuatan dalam penilitian maka dalam memposisikan bersama rakyat kita selalu bergerak rakyat menggunakan penilitian ini ditengah rakyat yang kita cintai ini , dalam menghadapi pemerintah, kita selalu oposisi menyudutkan akan keberhasilan penilitian itu akan membuat pemerintah akan memiliki jawaban ya atau yes dalam segala tuntutan kita, semakin nyatalah kita yang mengatasnamakan salah satu elemen rakyat mampu memperjuangkan rakyat. Esensi dalam contoh ini akan berimplikasi kita mahasiswa akan di elu-elukan kembali oleh rakyat seperti 1998 yang berhasil merobohkan diktator soeharto. Ini menjadi catatan tinta mas di mana mahasiswa Indonesia punya andil bangsa yang selalu tetap. Itu semua tentu akan tercapai dengan kita mengenali diri kita sebagai mahasiswa. Cita-cita kita berpihak dan berjuang rakyat akan tercapai dan kita menjadi batu cadas memberikan cahaya paling terang untuk negeri kita sayangi ini.