Postingan

Kembali Ke Blog...

Gambar
Tak ada yang menduga, tangan dan pikiran ingin menyampaikan narasi-narasi dan tulisan-tulisan kecil. Setelah 5 tahun pergi dari sekolah kehidupan "jogja" yang membuat saya terkesan dan kagum memberikan makna dan arti begitu dalam susah sangat dilupakan bagi diri saya pribadi dan kehidupan saya secara umumnya itu.
Saat waktu berlalu dan saat ini telah kembali kepada ibu kandung kehidupan, maksudnya balik kampung dan berusaha menyemai usaha-usaha yang bisa mendatangkan hasil sekolah kehidupan jogja itu. Tak apalah, biar terlihat menghujam ke dalam zaman dan tertulis dikeabadian, kata sastrawan legend Pramudya Ananta Toer, maka saya berikhtiar menuliskan dikit-dikit entah itu pengalaman, harapan, sikap, cita-cita atau gumunan saya ke dalam blog ini.
Mungkin banyak kekurangan disana-sini dalam blog ini, saya mengharapkan puan-tuan bisa urun saran dan ide menjadi pembelajaran bagi saya agar giat lagi memperbarui lagi. Semoga bisa diambil petik dari blog yang masih bolong disana …

Nasib dan Takdir

Lalu jalan menuju ke banyak pintu. Nasib dan takdir bergerumbul berpapas atau bertemu. Dan kakii dikelilingi nyanyian burung malam. Tanda-tanda yg enggan memarkir benderanya di tepi malam; petunjuk berlari-larian (masih saja). (Sarolangun, 6 Juni 2013)

Gerbong

Gerbong-gerbong ini merapat ke pemberhentian diam. Dilihatnya, lorong jalanan mendekat, terikat aneka rupa bentuk bunga. Ada yg tertinggal di sana, di permulaan angin, purbawisesa lepas dengan perlahan. Menjauh dari barat. Namun, ada. (Jombang, 16 Maret 2013)

kamar

kamar
kau seolah bangsal kepompong
mencatat dan meneguhkan guratan sejarah

...Ruang peradaban tanpa pernah marah
menyambut dengan gembira
selalu menghipnotis tuk berlagak bak pahlawan

kamar seolah bangsal kepompong ;
(p.L , 11.21.22/2)

Dampak Ekonomi Global Bagi Industri Pulp dan kertas

Nasihat Imam Syafii ( Merantau)

Orang berilmu dan beradab tidak akan diam di kampung halaman
Tinggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri orang
Merantaulah, kau akan dapatkan pengganti dari kerabat dan kawan
Berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang

Aku melihat air menjadi rusak karena diam tertahan
Jika mengalir menjadi jernih, jika tidak, kan keruh menggenang

Singa jika tak tinggalkan sarang tak akan dapat mangsa
Anak panah jika tak tinggalkan busur tidak akan kena sasaran

Jika matahari di orbitnya tidak bergerak dan terus diam
Tentu manusia bosan padanya dan enggan memandang

Bijih emas bagaikan tanah biasa sebelum digali dari tambang
Kayu gaharu tak ubahnya seperti kayu biasa
Jika didalam hutan

Author : Imam Syafii
(Dikutip dari novel Negeri 5 Menara. By: Ahmad Fuadi)

Antara Jogja -Jakarta

Gulirnya hidup ingin cepat-cepat sampai.
kereta tua ini bergetuk pengantar
pahlawan tanpa balas rawat
penghuni dan Relung-relung Pengkais rejeki,
menaruh sangat terhormat.


Warna rakyat,
berkeliar dihiruk pikuk jalan ini
risau diri seakan mati,
hanya artimu telah aku dapatkan.


Rakyat
Adalah kata-kata perjuangan
Hanya karna artimu telah aku dapatkan

Antara jogja-Jakarta
untaian rel panjang
itulah tanda jalan terbentang panjang
" kata Perjuangan ",
Baru akan dimulai.



Cirebon, 12 oktober 2009